Apa itu client?
komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client.
CLI pada multilayer switch 1
Switch>enable
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname Muniawati15
zaenal23(config)#vlan 10
zaenal23(config)#int fa0/1
zaenal23(config-if)#switchport access vlan 10
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#int range fa0/2-3
zaenal23(config-if)#switchport access vlan 10
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#int vlan 10
zaenal23(config-if)#ip address 192.168.17.1 255.255.255.0
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#ip dhcp pool vlan10
zaenal23(dhcp-config)#network 192.168.17.0 255.255.255.0
zaenal23(dhcp-config)#default-router 192.168.17.1
zaenal23(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
kesimpulanya Dengan adanya sebuah DHCP ini sangat membantu seorang administrator jaringan, karena degan DHCP seorang admin tidak perlu mensetting ip satu-persatu akan tetapi sudah secara otomatis diberikan oleh sebuah DHCP Server kepada DHCP Client.
Dalam
sebuah jaringan yang tidak memakai DHCP untuk pemberian IP pada komputer
atau host harus dilakukan secara manual, jika ada ratusan komputer atau
host yang tergabung dalam jaringan local tersebut, maka seorang
administrator juga harus melakukannya hingga ratusan kali, untuk itu
DHCP juga dibutuhkan untuk mempermudah kita dalam memasukan IP karena
DHCP akan secara otomatis mendapatkan IP jika kita telah terhubung
kedalam jaringan yang sudah di setting DHCP Client.
tujuannya :
Untuk mempermudah pengalokasian alamat IP ke client-client pada sebuah jaringan.
langkah-langkah:
1. Buat topologi seperti ini terlebih dahulu.
1. Buat topologi seperti ini terlebih dahulu.
2. Kemudian kita mulai menconfig pada masing - masing MultiLayer Switch.
Switch>enable
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname Muniawati15
zaenal23(config)#vlan 10
zaenal23(config)#int fa0/1
zaenal23(config-if)#switchport access vlan 10
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#int range fa0/2-3
zaenal23(config-if)#switchport access vlan 10
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#int vlan 10
zaenal23(config-if)#ip address 192.168.17.1 255.255.255.0
zaenal23(config-if)#exit
zaenal23(config)#ip dhcp pool vlan10
zaenal23(dhcp-config)#network 192.168.17.0 255.255.255.0
zaenal23(dhcp-config)#default-router 192.168.17.1
zaenal23(dhcp-config)#dns-server 8.8.8.8
CLI multilayer switch2
Switch>enable
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#hostname zaenal23(config)#vlan 10 zaenal23(config)#int fa0/1
zaenal23(config-if)#no switchport
zaenal23(config-if)#ip address dhcp
catatan : hostname sesuaikan nama masing2
No switchport digunakan untuk mengaktifkan fitur Layer 3 agar bisa
menggunakan IP Address
menggunakan IP Address
3. Dan jika sudah mendapat IP Address akan ada log seperti berikut.
4. Kemudian kita juga bisa check dengan perintah :
zaenal23#show ip interface brief
5. Setelah itu coba test ping dari MLS1 ke PC / Laptop.
kesimpulanya Dengan adanya sebuah DHCP ini sangat membantu seorang administrator jaringan, karena degan DHCP seorang admin tidak perlu mensetting ip satu-persatu akan tetapi sudah secara otomatis diberikan oleh sebuah DHCP Server kepada DHCP Client.
semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar