Apa itu DHCP?
DHCP adaalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server
tujuan : Memberi IP secara otomatis kepada client, Memberi informasi gateway kepada client, Memberi informasi dns server kepada client
langkah-langkahnya :
1. Kita buat topologinya seperti ini, untuk membuat tinggal pilih pada bagian bawah aplikasi cisco packet tracer sesuai pada gambar tersebut
2. Kita konfigurasi interface routernya yang menuju ke client yaitu interface fa 0/0. untuk membuatnya pilih dan klik pada router lalu pilih CLI
Keterangan :
1. dhcp exclude = ip yang tidak akan diberikan kepada client
2. pool POOL-R1 = nama range yang kita buat
3. network = network dari ip yang akan kita beri ke client
4. default-router = informasi gateway yang akan diberikan ke client
5. dns-server = informasi dns server yang akan deberikan ke client
3. Kita lihat di Client, apakah sudah mendapat ip yang sesuai dan gateway+dns yang sesuai pada masing-masing pc untuk melihatnya klik pada masing-masing pc lalu pilih desktop
Pc0
Pc1
pc2

Itu adalah alamat IP yang didapat oleh para client. Kenapa mulainya dari 11 ? Karena ip 2-10 tidak diizinkan untuk diberikan kepada client. dan hasil yang didapat client secara otomatis mendapat alamat ip, gateway dna juga dns. kesimpulannya DHCP adalah protokol yang bertugas memberikan alamat logik kepada client-client sehingga tidak perlu repot-repot mengkonfigurasi IP dari setiap client.
itu langkah konfigurasi DHCP server pada router semoga bermanfaat.
DHCP adaalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server
tujuan : Memberi IP secara otomatis kepada client, Memberi informasi gateway kepada client, Memberi informasi dns server kepada client
langkah-langkahnya :
1. Kita buat topologinya seperti ini, untuk membuat tinggal pilih pada bagian bawah aplikasi cisco packet tracer sesuai pada gambar tersebut
2. Kita konfigurasi interface routernya yang menuju ke client yaitu interface fa 0/0. untuk membuatnya pilih dan klik pada router lalu pilih CLI
Keterangan :
1. dhcp exclude = ip yang tidak akan diberikan kepada client
2. pool POOL-R1 = nama range yang kita buat
3. network = network dari ip yang akan kita beri ke client
4. default-router = informasi gateway yang akan diberikan ke client
5. dns-server = informasi dns server yang akan deberikan ke client
3. Kita lihat di Client, apakah sudah mendapat ip yang sesuai dan gateway+dns yang sesuai pada masing-masing pc untuk melihatnya klik pada masing-masing pc lalu pilih desktop
Pc1
Pc3
Pc4
Itu adalah alamat IP yang didapat oleh para client. Kenapa mulainya dari 11 ? Karena ip 2-10 tidak diizinkan untuk diberikan kepada client. dan hasil yang didapat client secara otomatis mendapat alamat ip, gateway dna juga dns. kesimpulannya DHCP adalah protokol yang bertugas memberikan alamat logik kepada client-client sehingga tidak perlu repot-repot mengkonfigurasi IP dari setiap client.
itu langkah konfigurasi DHCP server pada router semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar